Sukabumi, 21 Oktober 2025 — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kharisma Sukabumi mendapat kunjungan dari tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kopertais Wilayah II Jawa Barat pada Selasa, 21 Oktober 2025. Agenda ini merupakan kegiatan rutin Kopertais untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) berjalan sesuai standar dan peraturan yang berlaku, serta mendorong peningkatan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan.
Tim visitor Kopertais yang hadir terdiri dari Wildan Baehaqi, M.Ag. dan Mochammad Hilman Mujahid, S.E., yang disambut hangat oleh Ketua STAI Kharisma Sukabumi, Dr. Ade Nurpriatna, S.Ag., M.Ud., bersama jajaran dosen dan staf akademik.
Dalam sambutannya, Dr. Ade Nurpriatna menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim Kopertais atas perhatian serta bimbingan yang diberikan.
“Kegiatan Monev ini menjadi momentum penting bagi STAI Kharisma untuk terus memperkuat tata kelola, mutu akademik, serta mempercepat langkah menuju visi besar ‘Unggul dan Inovatif berbasis Islamic Digipreneur di Jawa Barat 2035’. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pengembangan kampus senantiasa berorientasi pada kualitas dan kebermanfaatan,” ujarnya.
Kegiatan Monev mencakup peninjauan aspek kelembagaan, manajemen akademik, administrasi, sumber daya dosen, kurikulum, serta implementasi tridharma perguruan tinggi. Tim Kopertais juga memberikan pembinaan dan arahan strategis untuk mendorong peningkatan mutu serta pengembangan kelembagaan di masa mendatang.
STAI Kharisma kini tengah memperluas bidang akademiknya dengan membuka tiga program studi baru, yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Ekonomi Syariah (ESy). Selain itu, kampus juga tengah mempersiapkan pembukaan Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan Islam di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
“Kami berkomitmen untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap era digital. Monev ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh civitas akademika untuk semakin solid dalam mewujudkan STAI Kharisma sebagai perguruan tinggi Islam yang inovatif dan berdaya saing,” tambah Dr. Ade.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembinaan kelembagaan, dan penandatanganan berita acara hasil Monev. Tim Kopertais memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan STAI Kharisma, termasuk dalam hal penguatan tridharma, publikasi ilmiah dosen, dan pengembangan program studi baru.
Melalui kegiatan ini, STAI Kharisma Sukabumi semakin mantap melangkah menuju cita-cita besar “STAI Kharisma Road to Institut Kharisma Nusantara”, sebagai kampus Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global berbasis nilai-nilai keislaman dan semangat Islamic digipreneurship.

