Dosen STAI Kharisma Laksanakan LITAPDIMAS 2025 melalui Agenda FGD: Menyiapkan Generasi Masjid yang Siap Menghadapi Tantangan Zaman

Grup Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis Program Studi dalam program Litapdimas yang digagas oleh dosen STAI Kharisma Sukabumi tahun 2025 telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Minggu, 30 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Cibuntu, Cicurug, Sukabumi sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Tim PKM ini terdiri dari empat dosen, yaitu Muhamad Ibnu Malik, M.Pd., Muhammad Syamsuddin Nurfalah, M.Pd., serta dua dosen lainnya yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.

FGD ini mengangkat tema “Membangun Generasi Masjid yang Adaptif dan Berakhlak melalui Pendidikan Islam Kontekstual” dengan menghadirkan Muh. Hasan Marwiji, M.Pd. sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya membentuk generasi masjid yang mampu menghadapi tantangan era modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai akhlak Islam. Pendidikan Islam yang kontekstual dipandang sebagai pendekatan strategis dalam membina generasi muda agar mampu merespons dinamika sosial dan perkembangan teknologi.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen STAI Kharisma Sukabumi, pemuda remaja Masjid Al-Ikhlas Cibuntu Cicurug, pengurus DKM, serta perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Desa Pasawahan. Selama diskusi berlangsung, para peserta aktif memberikan pandangan dan berbagi pengalaman terkait pola pembinaan remaja masjid, penguatan kegiatan keagamaan, serta optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan PKM Dosen sekaligus Ketua Tim, Muhamad Ibnu Malik, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan PKM berbasis Program Studi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian yang berhasil lolos dalam program Litapdimas 2025 Kemenag RI. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wasilah kebermanfaatan ke depan, memperkuat sinergi, serta memperluas silaturahmi yang bernilai dalam berbagai kegiatan intelektual, khususnya di bidang keagamaan. “Semoga program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan remaja masjid dan menjadi inspirasi bagi pengembangan kegiatan keislaman yang lebih produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DMI Desa Pasawahan, Wandi Rohendi, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran dan kepercayaan dosen STAI Kharisma Sukabumi yang memilih DKM Masjid Kaum Al-Ikhlas Cibuntu sebagai lokasi pelaksanaan PKM yang lolos program Litapdimas 2025 ini. Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para remaja masjid, sekaligus dapat mendorong pembentukan akhlak yang baik melalui peningkatan pendidikan Islam yang kontekstual. “Inisiatif ini merupakan ladang pembinaan yang sangat penting bagi generasi muda kami,” tambahnya.

Melalui FGD ini, dihasilkan sejumlah rekomendasi yang dapat menjadi acuan dalam membangun generasi masjid yang lebih adaptif, berkarakter, dan berakhlak mulia. Kegiatan ini juga mempertegas komitmen STAI Kharisma Sukabumi dalam memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan program-program PKM yang lebih berdampak dan berkelanjutan di masa mendatang.