Dari Observasi Menjadi Aksi, KKN Kelompok 4 Desa Ginanjar STAI Kharisma Sukabumi Bangun Kolaborasi Penghijauan Bersama CDK Wilayah III Jawa Barat

desa ginanjar – mahasiswa kuliah kerja nyata (kkn) kelompok 4 stai kharisma sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program pelestarian lingkungan. salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dengan cabang dinas kehutanan (cdk) wilayah iii jawa barat yang berlokasi di sukaraja, kabupaten sukabumi, melalui pengajuan bantuan bibit pohon untuk mendukung program penghijauan di desa ginanjar.

ketua kkn kelompok 4 desa ginanjar, zakaria, menyampaikan bahwa kedatangan mahasiswa ke kantor cdk wilayah iii jawa barat didasarkan pada surat permohonan resmi untuk mengajukan bantuan bibit pohon sebanyak 200 hingga 300 batang. pengajuan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil observasi lapangan yang telah dilakukan mahasiswa selama pelaksanaan kkn di desa ginanjar.

“program ini berangkat dari hasil observasi yang kami lakukan di lapangan. kami melihat adanya kebutuhan penghijauan di beberapa titik wilayah desa. selain itu, di desa ginanjar terdapat program rutin pucuk merah yang dilaksanakan setiap hari minggu pagi berupa kegiatan gotong royong membersihkan jalan dan lingkungan. kami memiliki gagasan agar setelah kegiatan bersih-bersih selesai, lokasi tersebut ditanami pohon sebagai simbol bahwa kawasan tersebut telah dibersihkan sekaligus menjadi langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan,” ujar zakaria.

ia juga menjelaskan bahwa dalam proses penyusunan program kerja, mahasiswa memperoleh berbagai masukan dari masyarakat. salah satunya berasal dari salah satu ketua rw di dusun i yang mengusulkan agar penanaman pohon diprioritaskan pada kawasan yang memiliki potensi rawan longsor. usulan tersebut dinilai sangat penting karena selain menciptakan lingkungan yang hijau, penanaman pohon juga diharapkan mampu membantu memperkuat struktur tanah sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya longsor.

hasil observasi lapangan dan berbagai aspirasi masyarakat tersebut kemudian didiskusikan bersama dosen pembimbing lapangan, Dr. (cand) muhamad ibnu malik, M.Pd dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa program pucuk merahyang dipadukan dengan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon merupakan program yang sangat baik karena tidak hanya memberikan dampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam.

beliau juga menegaskan bahwa masukan dari salah satu rw mengenai penanaman pohon di kawasan rawan longsor merupakan bagian dari harapan masyarakat kepada mahasiswa kkn. oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik melalui ide, gagasan, dan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

berdasarkan hasil diskusi tersebut, mahasiswa kkn semakin termotivasi untuk membangun kolaborasi dengan cabang dinas kehutanan wilayah iii jawa barat sebagai bentuk ikhtiar mewujudkan program penghijauan yang telah direncanakan. semangat untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat menjadi alasan utama mahasiswa mengajukan permohonan bantuan bibit pohon kepada cdk wilayah iii jawa barat.

kedatangan mahasiswa kkn stai kharisma sukabumi disambut dengan hangat oleh kepala cabang dinas kehutanan wilayah iii jawa barat. pihak cdk menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta semangat membangun kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung program penghijauan. menurut pihak cdk, keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian alam merupakan langkah positif yang perlu terus didorong karena menjadi bagian dari pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, cabang dinas kehutanan wilayah iii jawa barat memberikan bantuan kurang lebih 100 batang bibit pohon kepada mahasiswa kkn kelompok 4. bibit tersebut akan ditanam bersama masyarakat di beberapa titik prioritas di desa ginanjar, baik di sepanjang jalan lingkungan maupun di kawasan yang memiliki potensi rawan longsor.

kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu melahirkan program yang memberikan manfaat nyata. melalui kegiatan penghijauan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja kkn, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. diharapkan pohon-pohon yang ditanam kelak menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan desa ginanjar terhadap berbagai potensi bencana alam.